7 Hari Tak Tidur demi Skripsi, Mahasiswa Ini Meninggal Dunia

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Beberapa waktu lalu dunia Twitter gempar karena kisah viral salah seorang mahasiswa bernama Jehuda. Jehuda adalah seorang mahasiswa yang sedang berjuang mengerjakan tugas skripsi. Saking beratnya, pemuda ini bahkan sampai tujuh hari tidak tidur demi menyelesaikan skripsinya. Namun malang, perjuangan Jehuda berakhir setelah dia meninggal dunia pada hari Minggu (24/11/2019).

Sejak awal mengerjakan skripsinya, Jehuda Christ Wahyu menceritakan kisahnya di akun Twitternya, @Jechriswa. Thread tweet tersebut dibuat pada 25 Oktober 2019. Jehuda membuka kisahnya dengan menceritakan bagaimana selama tujuh hari dia tidak tidur, hanya tidur di siang hari, demi mengerjakan skripsinya. Dia bersyukur karena pada sidang tanggal 13 September dia dinyatakan lulus oleh dosen penguji.

Jehuda2

Namun setelah skripsinya selesai dan dia dinyatakan lulus, pemuda berusia 22 tahun ini mulai merasakan ada sesuatu yang tak beres dalam tubuhnya. Setelah sidang, dia merasakan makanan yang dia makan tidak enak. Nafsu makannya berkurang dan dia hanya makan sehari sekali. Saat itu, Jehuda sedang mengurus yudisium.

Jehuda juga bercerita di tweetnya bahwa menurut temannya badannya terasa panas. Jehuda beranggapan mungkin ini karena dia kurang merokok, jadi dia pun merokok. Namun setelah beberapa hari berlalu, kondisinya tak juga membaik dan semakin bertambah parah. Jehuda pun mulai dilanda demam parah selama empat hari.

Jehuda3

Jehuda lantas memeriksakan diri ke rumah sakit dan dia diduga menderita tipes. Kadar darahnya rendah dan ada infeksi kronis. Dokter pun memberikan antibiotik untuknya. Setelah beberapa hari, kondisinya masih demam tinggi dan dia kembali check in ke rumah sakit, tapi dia bergegas ke dokter spesialis. Hasilnya dia tidak didiagnosa menderita penyakit aneh-aneh seperti penyakit ginjal, TBC, atau DBD.

Setelah hasil diagnosa tidak menunjukkan penyakit serius, kondisi Jehuda mulai membaik. Dia melakukan cek kesehatan lagi dan dokter mendiagnosa bahwa dia menderita anemia. Dia melakukan berbagai tes kesehatan termasuk cek darah dan memutuskan untuk pulang kampung ke Cikarang dan tidak mengikuti wisuda. Menurut hasil tes, jantung Jehuda normal.

Jehuda4

Jehuda kemudian berpesan melalui tweetnya agar para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi tidak lupa menjaga kesehatannya. Dia sendiri mengaku menyesal sudah memforsir dirinya demi tugas akhir itu. Dia juga sedih karena tak bisa mengikuti prosesi wisuda.

Namun Tuhan berkehendak lain. Pada hari Senin Jehuda dikabarkan meninggal dunia dan hal itu dikonfirmasi langsung oleh sang kakak, Eunike. Eunike juga membenarkan bahwa semua yang ditulis di Twitter itu adalah curahan hati adiknya. Eunike menceritakan bahwa Jehuda sempat diopname dan dilarikan ke ICU. Jehuda sempat kehilangan kesadaran dan keluarga pun memutuskan untuk melakukan CT Scan.

Dari hasil CT Scan terungkap bahwa Jehuda menderita meningitis dan ada tumor di bagian otaknya. Maka keluarga pun memutuskan untuk melakukan operasi. Dan sayangnya meski operasi berjalan lancar, nyawa pemuda ini tak tertolong. Jehuda sang pejuang skripsi ini pun dinyatakan meninggal dunia pada Minggu subuh.

Masjid Anda sudah di lengkapi gorden atau hijab pembatas jamaah laki perempuan? Atau mau ganti gorden? Bikin aja di Solusiruma.com .”Ada Harga, Ada Rupa”. Solusiruma.com pilihan tepat!

Salam,
Saya Abella,
Siap membantu Anda diskusi/order keranda
Powered by